Jumat, 08 Januari 2021

BATASAN AURAT BAGI PEREMPUAN



Aurat merupakan suatu anggota badan yang tidak boleh ditampakkan oleh yang bukan mahrom (orang yang haram untuk dinikahi).

Syarat sah dalam sholat adalah menutup aurat, baik laki-laki maupun perempuan. Ketika hendak melaksanakan sholat, pastilah memperhatikan bagian tubuh mana yang harus ditutupi.

Menurut Syekh Muhammad bin Qasim dalam Kitab Fathul Qarib halaman 12

وعورة الذكر ما بين سرته وركبته، …؛ وعورة الحُرَّة في الصلاة ما سوى وجهها وكفيها ظهرا وبطنا إلى الكوعين؛

“Aurat lelaki (yang wajib ditutupi) ialah anggota tubuh antara pusar hingga lutut,.. dan aurat perempuan dalam shalat ialah seluruh anggota tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangannya baik luar maupun dalam hingga batas pergelangan.”

Syarat sah tertutupnya aurat perempuan dalam melakukan sholat adalah tertutupnya seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Ketika aurat terlihat dari sisi bawah dan sisi atas maka dikatakan sholatnya tidak sah. Hal tersebut dijelaskan oleh Syekh Abu Bakar Syatha al-Dimyathi dalam kitab I’anah al-Thalibin dalam Juz 1 hal 113

قوله لا من الأسفل - أي فلو رؤيت من ذيله كأن كان بعلو والرائي بسفل لم يضر أو رؤيت حال سجوده فكذلك لا يضر 

“(Pernyataan ‘bukan dari bawah’) maksudnya apabila terlihat dari bawah seperti ketika shalat di tempat tinggi dan terlihat dari bawah, maka tidak masalah sebagaimana jika terlihat saat sujud.”

Sebagaimana dalam Surat An-Nur ayat 31 tentang perintah menutup aurat

وَقُل لِّلۡمُؤۡمِنَٰتِ يَغۡضُضۡنَ مِنۡ أَبۡصَٰرِهِنَّ وَيَحۡفَظۡنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبۡدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنۡهَاۖ وَلۡيَضۡرِبۡنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّۖ وَلَا يُبۡدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوۡ ءَابَآئِهِنَّ أَوۡ ءَابَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوۡ أَبۡنَآئِهِنَّ أَوۡ أَبۡنَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوۡ إِخۡوَٰنِهِنَّ أَوۡ بَنِيٓ إِخۡوَٰنِهِنَّ أَوۡ بَنِيٓ أَخَوَٰتِهِنَّ أَوۡ نِسَآئِهِنَّ أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُنَّ أَوِ ٱلتَّٰبِعِينَ غَيۡرِ أُوْلِي ٱلۡإِرۡبَةِ مِنَ ٱلرِّجَالِ أَوِ ٱلطِّفۡلِ ٱلَّذِينَ لَمۡ يَظۡهَرُواْ عَلَىٰ عَوۡرَٰتِ ٱلنِّسَآءِۖ وَلَا يَضۡرِبۡنَ بِأَرۡجُلِهِنَّ لِيُعۡلَمَ مَا يُخۡفِينَ مِن زِينَتِهِنَّۚ وَتُوبُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٣١ [سورة النّور,٣١]

31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung

[An Nur31]

 

Referensi :

https://islam.nu.or.id/post/read/82855/batasan-dan-ketentuan-aurat-dalam-shalat

https://almanhaj.or.id/4114-kewajiban-menutup-aurat-dan-batasannya.html


This entry was posted in

Hari Perempuan Internasional


Perempuan adalah nyawa bagi dunia. Perempuan merupakan bakal kehidupan. Setiap hal-hal mendasar dalam kehidupan membutuhkakn perempuan. Senyumnya adalah penyegar, kasihnya adalah penopang, dan cintanya adalah penguat. Kehadiran perempuan memberikan warna yang indah bagi dunia. Perempuan itu makhluk ajaib, ia bisa tahu letak barang-barang di rumah. Ia juga mampu melakukan banyak hal dalam satu waktu. Dunia akan berhenti berputar tanpa adanya perempuan.

Merupakan suatu hal yang wajib bagi dunia untuk mengapresiasi peran perempuan. Hari perempuan internasional adalah bentuk apresiasi untuk seluruh perempuan di dunia. Berkat adanya hari perempuan segala hak perempuan yang sebelumnya mati kini kembali tumbuh. Tidak ada deskriminasi gender baik dalam hal pendidikan, pekerjaan maupun lainnya. Hak-hak perempuan juga dilindungi oleh negara. Kini kesenjangan antara perempuan dan laki-laki telah sirna. Perempuan tidak kalah hebat dengan laki-laki.

Perempuan hebat bukan hanya yang memiliki jabatan tinggi, bukan hanya yang tampil didepan televisi. Perempuan hebat adalah mereka yang mampu menyeimbangkan tugas dan kewajibannya. Hal ini tidak mudah, kaum laki-laki bahkan tidak bisa melakukannya. Tentu kehebatan perempuan ini memang sangat penting untuk dirayakan.

Hari perempuan internasional di peringati pada tanggal 8 Maret setiap tahuunya. World Women’s Day adalah ajang bagi perempuan di seluruh dunia untuk menyuarakan pendapatnya. Apa yang mereka rasakan dapat diungkapkan dan diketahui oleh seluruh manusia di dunia. Sehingga hal yang mereka harapkan bagi kebaikan kaum perempuan dapat didukung dan dijalankan. Tetapi adanya hari perempuan internasional tidak menjanjikan perempuan untuk melakukan hal-hal yang ia inginkan dengan aman.

Hak-hak perempuan yang dulu mati kini bangkit kembali. Hanya saja perempuan masih perlu untuk terus menyuarakan hak-haknya. Meskipun haknya dilindungi, ancaman masih terus terjadi. Sebagaimana yang dapat kita lihat, kasus pelecehan seksual masih belum berhenti. Penindasan perempuan oleh kaum laki-laki tak ayal menjadikan perempuan tidak mandiri. Memperkerjakan perempuan hamil adalah bentuk mengeksploitasi kaum perempuan yang tidak manusiawi.

Katanya hak perempuan dilindungi, namun masih banyak penindasan sana sini. Perempuan yang berdemonstrasi di culik lalu dibunuh. Perempuan yang berpakaian seksi dibilang tak punya harga diri. Perempuan yang mengambil singkong di kebun anak sendiri diberi hukuman bui. Masyarakat juga selalu menilai perempuan dengan penampilan fisik atau biasa dikenal body shaming. Dimana hal ini tentu saja membuat perempuan mengalami gangguan secara psikis. Ia menjadi tidak percaya diri, takut dicaci, dan tidak berani berkspresi. Keadaan yang terjadi dalam masyarakat ini sangat merugikan kaum perempuan.  Adanya Hari Perempuan Internasional bertujuan membuat hak-hak wanita tidak ditindas lagi dan mereka kembali berani percaya diri serta tidak takut berekspresi.

Sebagai perempuan, walaupun hak-haknya telah dilindungi tidak berarti kebebasan berekspresi menjadi alasan dalam setiap tindakan. Kesalahan dalam pola berfikir bahwa kesetaraan gender, hak asasi manusia, dan kebasan menyuarakan pendapat ini perlu diperhatikan. Sebab banyak wanita menganggap hal-hal yang dapat dilakukan laki-laki juga dapat dilakukan perempuan.

Kita lihat banyaknya aksi yang dilakukan perempuan untuk menuntut haknya agar dapat melakukan hal yang dilakukan laki-laki juga. Contohnya telanjang dada bagi perempuan karena laki-laki tidak masalah apabila telanjang dada di depan umum, perempuan merokok dan minum minuman keras.

Tentu saja pemikiran tersebut salah. Bagaimana bisa perempuan dapat telanjang dada di depan umum. Perempuan memiliki anatomi tubuh yang berbeda dengan laki-laki, yang mana tidak dapat diperlihatkan di depan umum begitu saja, bahkan wajib dijaga dan dilindungi dari tindakan kriminal demi hak wanita itu sendiri. Dalam sudut pandang agama, baik agama islam atau agama apa saja hal ini sangat diharamkan. Perempuan memiliki kehormatan yang harus sekali dijaga, salah satu caranya adalah dengan menutup bagian yang menimbulkan ketertarikan lawan jenis.

Tentang merokok dan minum minuman keras, sebenarnya baik laki-laki maupun perempuan sama saja dilarang mengonsumsinya. Hanya saja perempuan memiliki resiko lebih besar dibanding laki-laki. Merokok dan minum minuman keras akan merusak organ dalam wanita, sistem reproduksi dan dapat menurunkan penyakit pada janin.

Hari Perempuan internasional yang dimaksud disini adalah tentang kebebasan berekspresi tanpa melanggar norma yang berlaku. Perempuan yang mengekpresikan pemikiran segar yang membangun dan menginspirasi, perempuan yang pandai menjaga diri, serta perempuan yang berani membangun perubahan demi kesejahteraan bersama.

Meskipun kesetaraan gender telah berlaku, namun wanita tetap harus diistimewakan. Misalnya dalam fasilitas umum seperti KRL (Kereta Rel Listrik) yang mengategorikan perempuan hamil dan perempuan tidak hamil kedalam golongan khusus yang harus mendapat tempat duduk. Dalam pertandingan bela diri, laki-laki juga tidak boleh melawan perempuan karena memang tidak sebanding kemampuannya. Yang mana hal tersebut menunjukkan bahwa yang dinamakan kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan adalah bukan sama dalam segala bidang. Namun, tetap pada koridor dan kemampuan masing-masing gender. 

Perempuan juga tidak boleh diam saja saat haknya tidak diberikan. Selalu waspada saat sendiri atau berada di tempat umum. Memiliki pengetahuan menjaga diri dari tindakan pelecehan, penindasan, kekerasan, dan lain sebagainya.  Hari Perempuan Internasional kembali dapat mengangkat derajat, kehormatan, dan hak-hak perempuan di dunia. 


This entry was posted in

Kamis, 07 Januari 2021

KAMSIA (terima kasih)



1.       Sejak awal tahun bumi terlihat kusam

2.       Terlalu keletihan atau banyak begadang

3.       Sepertinya dia sedang tidak enak badan

4.       “Rembulan, kenapa kau biarkan bumi demikian?”

5.       Manusia kewalahan membujuk bumi

6.       Sejak bulan Maret hingga hari ini

7.       Bumi seperti tak pernah lagi berpihak pada penduduknya

8.       Ia membiarkan manusia kapayahan menghidupi diri

9.       Letih, perih, tertatih

10.   Peluh dan keluh menyatu

11.   Tetapi manusia tak berhenti merayu

12.   Si Bumi agar terus mau menemani

13.   Bertahan demi terus nafas berhembus

14.   Berjalan agar usus terus bekerja

15.   kami tak henti berupaya

16.   Tak ada guna kami bermudam durja

17.   Kehidupan masih berlanjut

18.   Kamsia harus terus terpatri

19.   Dalam setiap keadaan dan situasi